Minggu, 03 Maret 2013

Khasiat Madu

Madu Merupakan komoditas yang sudah dikenal sejak zaman Babylonia, Assyria, Persia, India, Mesir, Yunani dan Romawi. Dengan Madu pula untuk pertama kalinya manusia menggunakan pemanis. Penggunaan Madu sebagai pemanis mulai berkurang ketika dikenalkan gula dari tebu pada pertengahan abad ke-19.

Madu dihasilkan oleh serangga jenis Apis Mellifera dalam sarang lebah sebagi cadangan makanan pada musim dingin. Madu dihasilkan dari nektar bunga. Serangga jenis lain pun menghisap bunga, namun pada lebah, nektar yang dihisap diproses lebih lanjut sehingga menghasilkan madu.

Dalam Madu Terkandung  1.600 kalori, nyaris mendekati gula tebu (1.800 kalori) dan kurma adalah satu-satunya panganan yang mampu mengalahkan kandungan gula dan madu. walaupun madu menghasilkan energi lebih sedikit dari gula, namun madu lebih unggul dalam kandungan Nutrisinya.

Keunggulan Madu adalah :
  • mengandung Gula alami yang terdiri dari fruktosa (38%), glukosa (31%), maltosa (7.3%), sukrosa (1.3%), dan gula lainnya (1.5%).
  • Gula dalam Madu umumnya berupa gula sederhana karena sudah dibantu pemecahannya oleh lebah sehingga madu lebih mudah diserap sistem pencernaan.
  • Madu mengalami penyusutan kandungan air (18%) sehingga mampu menekan pertumbuhan mikroorganisme, sehingga untuk ketahanannya tidak harus menggunakan bahan pengawet (keculai madu campuran / palsu).
  • mengandung Vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, B8, B9, C, D, E dan K.
  • Mineral berupa Kalsium
  • Zat Besi
  • Magnesium
  • Mangan
  • kalium
  • sulfur
  • Fosfor
  • Asam amino
  • Untuk Info Madu Murni "Klik di Sini"

Kandungan Biji Habbatussauda

Pada biji-bijinya sering kali dijumpai embrio yang belum berkembang lengkap dan terkurung dalam jaringan endosperma yang melimpah, sebagai wujud proses perkecambahan dua tahap: peretakan testa dan peretakan endosperma. Keadaan ini biasa dijumpai pada anggota tumbuhan berbunga dasar.

Anatomi biji jintan secara umum (seperti biji-biji lainnya):
  • Biji-biji ini merupakan perombakan dan propagasi unit dari Spermatophyta (tanaman berbiji), Gymnosperma (conifer / jarum dan kultivarnya) dan Angiosperma (tanaman berbunga). 
  • Biji-biji dewasa / matang, ovulenya subur. Ovule adalah struktur dari tanaman berbiji yang berisi gametophyte betina dengan sel telur, dikelilingi oleh nucellus dan 1-2 integumen. Dalam angiospermae penyuburan / pembuahan ganda menghasilkan bentuk embrio diploid dan endosperma triploid. 
  • Embrio: sporophyta muda, diploid (2n), dihasilkan dalam pembuahan. Embrio dewasa berisi kotiledon (daun biji), hypocotil (batang seperti sumbu embrio, di bawah cotyledon), radicel (akar embrio). 
  • Endosperma: jaringan penyimpan makanan, triploid (3n), dihasilkan dalam pembuahan ganda, 2/3 genom langsung dari induk. 
  • Testa (selubung biji): lapisan luar pelindung biji, perkembangan dari integumen ovule, diploid jaringan induk. 
  • Buah dewasa / matang, ovarium masak berisi banyak biji. Perikarpium (selubung buah) diploid dari jaringan induk. 
  • Biji endospermis: endosperma ditempatkan dalam biji yang matang dan bertindak sebagai organ penyimpan makanan. Testa dan endosperma adalah 2 lapisan luar dari embrio. 
Anatomi secara Makroskopik

Biji agak keras, limas ganda dengan kedua ujungnya meruncing, limas yang satu lebih pendek dari yang lain, bersudut 3 sampai 4, panjang 1,5 mm sampai 2 mm, lebar lebih kurang 1 mm permukaan luar berwarna hitam kecoklatan, hitam kelabu sampai hitam, berbintik-bintik, kasar, berkerut, kadang-kadang dengan beberapa rusuk membujur atau melintang.

Pada penampang melintang biji terlihat kulit biji berwarna coklat kehitaman sampai hitam, endosperm berwarna kuning kemerahan, kelabu, atau kelabu kehitaman; lembaga berwarna kuning pucat sampai kelabu.

Anatomi secara Mikroskopik

  • Kulit biji
Epidermis luar terdiri dari selapis sel yang termampat, bentuk memanjang, kadang-kadang berupa papila pendek, dinding tipis, warna coklat muda atau coklat kehijauan.

Di bawah epidermis terdapat beberapa lapis sel parenkimatik, bentuk memanjang, termampat, tidak berwarna atau berwarna kehijauan; pada tiap rusuk diduga tedapat berkas pembuluh, phloem dan xylem sukar dibedakan karena selnya termampat; pada daerah ini sel parenkim di bawah epidermis tidak termampat dan selnya besar berbentuk polygonal; kemudian berturut-turut terdapat selapis sel berbentuk persegi empat, berdinding tipis, tidak berwarna atau berwarna kehijauan, di dalam sel terdapat hablur berbentuk prisma besar, kadang-kadang hampir memenuhi ruangan sel, pada penambahan asam klorida pekat P hablur tidak larut; selapis sel berbentuk palisade, tinggi lebih kurang 65 μm, tersusun sangat teratur, dinding tangensial dalam dan dinding radial sangat tebal, warna agak kekuningan dan tidak berlignin, lumen sangat kecil terdapat di ujung bagian luar, berbentuk trapesium atau bundar telur, warna coklat kekuningan; selapis sel parenkimatik, bentuk persegi empat tidak teratur, dinding tipis, sel jernih.

Epidermis dalam terdiri dari selapis sel berbentuk persegi empat tidak teratur, sel agak besar, lumen jernih, dinding berwarna coklat berpenebalan jala, dinding tangensial dalam lebih tebal. Endosperm terdiri dari sel berbentuk polygonal, dinding tipis, tidak berwarna, penuh berisi butiran aleuron dan tetes-tetes minyak.

Embryo sel nya lebih kecil dari sel endosperm, dinding tipis, berisi butir aleuron dan tetes-tetes minyak.
  • Serbuk
Warna kelabu kehitaman. Fragmen pengenal adalah fragmen epidermis luar yang termampat dan berpapila pendek, fragmen sel palisade terlihat tangensial; fragmen kulit biji; fragmen epidermis dalam; fragmen sel berhablur terlihat tangensial; fragmen endosperm dan fragmen sel parenkimatik di bawah lapisan palisade. Beli Habatussauda "Klik di Sini"

Manfaat Selada Air

Tak ada penyakit tanpa obat, jika anda perokok Selada Air bisa menjadi penawarnya. Jika dalam kemasan Rokok tercantum tulisan " Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan jantung", Selada air pun akan mencantumkan manfaat dirinya yang hadir sebagai Herbal untuk nikotin.

Banyak macam selada yang kita kenal termasuk selada untuk lalap, tapi Selada Air di sini berbeda dengan selada daun lainnya, selada air ini berasal dari famili brassicaceae dan mempunyai nama latin Nasturtium Officinale.

Ciri-ciri Selada Air
  • berdaun hijau kecil
  • batang berongga
  • tangkai panjang tanpa dahan
Daerah asalnya adalah dari wilayah timur mediterania dan wilayah yang berbatasan dengan asia. di Indonesia Selada air banyak dijumpai pada lahan pertanian yang airnya cukup menggenang.

Kandungan Selada Air
  • Setiap gram selada air mengandung Vitamin C yang 12 kali lebih banyak dan mengandung lebih banyak zat besi dibandingkan bayam. 
  • Selada Air mengandung komponen antioksidan lengkap, sehingga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat menetoksifikasi racun tubuh
  • Selada Air kaya akan Vitamin B, betakarutin, magnesium, dan potasium
  • Selada Air banyak mengandung Phytochemical yang merupakan senyawa anti kanker
Penelitian terbaru pada Selada Air mengindikasikan bahwa tanaman ini dapat melindungi paru-paru perokok aktif. Bahan-bahan karsogenik yang terdapat pada tembakau PEITE (phenethylisothiocyhate) dapat terkeluarkan bila mengkonsumsi selada air (mengunyahnya). dikarenakan merupakan Ayen kempreventif pelawan kanker paru-paru, kanker mulut, tenggorokan dan sebagainya, juga dengan mengkonsumsi Selada Air dapat menghambat terbentuknya NKK yaitu zat karsinogenik dalam tembakau.

Penelitian juga membuktikan bahwa selada air berkhasiat menangkal radang selaput lendir pada saluran pernafasan, pada pengobatan tradisional pun selada air yang masih segar digunakan untuk membersihkan darah. Daun selada air juga dapat dimanfaatkan sebagai masker wajah yang bisa mengatasi ganguan kulit muka / mengatasi jerawat.

Kesimpulan Manfaat Selada Air
  1. Antioksidan untuk imuniti / sistem kekebalan tubuh
  2. Detoksifikasi racun tubuh
  3. Bahan senyawa anti kanker
  4. melidungi paru-paru dari bahaya nikotin (perokok aktif/pasif)
  5. pelawan kanker paru-paru, kanker mulut dan tenggorokan
  6. penghambat terbentuknya NKK dalam tembakau
  7. penangkal radang selaput lendir pada saluran pernafasan
  8. pembersih darah
  9. masker wajah
  10. bisa juga dijadikan lalap, salad dan masakan

Manfaat Buah Pare

Sebuah studi dari Jurnal Ethnopharmacology menyatakan bahwa baik antara pare segar maupun yang dikeringkan dalam jumlah 1.5 ons – 3 ons bisa membuat kadar gula darah turun sebanyak 48%, membuat toleransi glukosa membaik tanpa terjadi peningkatan insulin, serta memperbaiki kadar gula darah puasa pada diabetesi. Memang ini sangat baik untuk para diabetesi akan tetapi hati – hati dalam menggunakannya jika kadar gula darah Anda normal.

Jika anda bertanya, kenapa Pare bisa terasa pahit? ini disebabkan karena kandungan cucurbitacins. tapi diantara rasa pahitnya, dalam kandungan Pare terdapat Charantin yang merupakan suatu bahan primer dalam mengurangi regulasi gula darah. Charantin membuat suatu reaksi penurunan gula darah (hipoglikemik). Pare juga mengandung suatu peptida yang menyerupai sifat insulin, salah satunya adalah polipeptida P dan alkaloid. Kandungan lain dalam pare pun turut serta dalam efek perubahan gula darah. Pada penelitian percobaan yang dilakukan ke manusia, pare menunjukkan perubahan signifikan dalam pengontrolan gula darah setelah mengkonsumsinya dan menghasilkan efek penurunan gula darah

Salah satu metode untuk menggunakan pare adalah dengan membuat jus pare segar ukuran kecil dan buatlah sebanyak 50ml pare (1,5 ons) sampai 100 ml (sekitar 3 ons) lalu dibagi menjadi 2 atau 3 dosis sehari. Perlu diingat jus pare ini sangatlah pahit.

Meskipun pare sangat baik untuk menurunkan gula darah, akan tetapi harus diperhatikan penggunaannya apalagi jika Anda seorang diabetesi yang menggunakan obat – obatan untuk mengontrol kadar gula darah Anda. Jangan lupa untuk memonitor kadar gula darah Anda jika Anda memutuskan untuk memakai pare sebagai tambahan pengontrol kadar gula darah. Jika Anda sedang dalam pengobatan bersama obat gula sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter Anda sebelum Anda menggunakan pare bersama obat Anda karena pare bisa menyebabkan kadar gula darah Anda turun drastis bila memakai terlalu berlebihan. Sedangkan untuk riwayat alergi terhadap pare belum pernah ada penelitiannya.Untuk Info Herbal Bermtu "Klik di Sini"

Manfaat Temulawak

Temulawak (Curcuma xanthorhiza roxb) adalah termasuk dalam keluarga Jahe (zingiberaceae), Temulawak turun temurun oleh bangsa indonesia sudah tradisi di jadikan obat herbal. Penyebaran tanaman Temulawak banyak tumbuh di pulau Jawa, Maluku dan Kalimantan. Karakteristik Temulawak tumbuh sebagai semak tanpa batang. Mulai dari pangkalnya sudah berupa tangkai daun yang panjang berdiri tegak. Tinggi tanaman antara 2 m s/d 2,5 m. Daunnya panjang bundar seperti daun pisang yang mana pelepah daunnya saling menutup membentuk batang. Tanaman ini dapat tumbuh subur di dataran rendah dengan ketinggian 750 m diatas permukaan laut, tanaman ini bisa dipanen setelah 8-12 bulan dengan ciri-ciri daun menguning seperti mau mati. Umbinya akan tumbuh di pangkal batang berwarna kuning gelap atau coklat muda dengan diameter panjang 15 cm dan 6 cm, baunya harum dan sedikit pahit agak pedas. temulawak sudah lama digunakan secara turun temurun oleh nenek moyang kita untuk mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal. juga dapat di jadikan sebagi ramuan penambah nafsu makan, selain itu juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan lemak darah, mencegah penggumpalan darah sebagai antioksidan dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya kekebalan tubuh.

cara meramunya : cukup membersihkan kulitnya,kemudian kupas tipis hingga terlihat daging temulawaknya, iris tipis , sambil masak air 200cc setelah mendidih masukan irisan temulawak sampai air menguning, bisa dicampur dengan madu atau gula merah agara rasa lebih nikmat, dan manfaat semakin bertambah.untuk Info Obat Herbal Terlengkap "Klik Di Sini"

Manfaat Bawang Putih

Bawang putih (Allium sativum) adalah herba semusim berumpun yang mempunyai ketinggian sekitar 60 cm. Tanaman ini banyak ditanam di ladang-ladang di daerah pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari. Batangnya batang semu dan berwarna hijau. Bagian bawahnya bersiung-siung, bergabung menjadi umbi besar berwarna putih. Tiap siung terbungkus kulit tipis dan kalau diiris baunya sangat tajam. Daunnya berbentuk pita (pipih memanjang), tepi rata, ujung runcing, beralur, panjang 60 cm dan lebar 1,5 cm. Berakar serabut. Bunganya berwarna putih, bertangkai panjang dan bentuknya payung. Bawang putih dapat digunakan untuk pengobatan alternatif sebagai berikut : a. Bawang putih Flu dan Batuk. Kandungan sulfur yang terkandung dalam bawang putih membuatnya memiliki bau dan rasa yang khas dapat meningkatkan dan mempercepat kegiatan membran mucous di saluran pernapasan, yang membantu melegakan pemampatan dan mengeluarkan lendir. Bawang putih mentah mengandung phytochemical yang dapat membantu membunuh bakteri dan virus penyebab penyakit. Bagaimana cara memanfaatkannya? Makanlah bawang putih sebanyak-banyaknya segera setelah anda merasa sakit atau tambahkan bawang putih pada masakan. Anda juga dapat membuat obat batuk dengan resep ini : Hancurkan bawang dan masukan ke dalam susu dingin di dalam panci, lalu panaskan sekitar 1-2 menit, dan minum hangat-hangat. b. Bawang Putih dan Kolesterol Sekarang ada lebih dari 12 studi yang dipublikasikan di seluruh dunia yang memastikan bahwa bawang putih dalam berbagai bentuk dapat menurunkan kolesterol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bawang ini dapat menyembuhkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung. Salah satu studi yang dipublikasikan di “The Journal of The Royal College of Physicians” oleh Silagy CS dan Neil HAW tahun 1994 menyebutkan bahwa bawang putih merupakan agen untuk mengurangi lemak. Penulis menyatakan bahwa suplemen bawang merupakan bagian terpenting dalam penyembuhan kolesterol tinggi. Menurutnya, secara keseluruhan, penurunan terjadi sebesar 12 % dari total kolesterol. Penurunan ini terjadi setelah 4 minggu perawata c. Bawang Putih dan Kanker Bawang juga mempunyai kandungan untuk memerangi kanker, terutama kanker perut dan usus besar. Organosulfida yang terkandung dalam bawang putih membantu hati memproses senyawa kimia beracun, termasuk senyawa kimia yang menyebabkan kanker beberapa penelitian epidemiologis menunjukan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi bawang putih lebih rendah resikonya terkena kanker perut dan usus besar. Untuk memastikan bahwa anda akan mendapatkan hasil yang maksimal, peneliti dari Penn State Unipersity merekomendasikan untuk membiarkan dulu potongan atau tumbukan bawang selama paling sedikit 10 menit, memberi waktu bawang itu membentuk kandungan-kandungan yang membantu memerangi kanker. Untuk Informasi Obat Herbal Terlengkap," KLIK DI SINI"